Tasikmalaya.mediagempar.web.id – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Informasi Front (DPP LIF) menegaskan, pemerintah untuk berhenti membohongi rakyat Indonesia.
Hal tersebut dinyatakan LIF terkait dengan pernyataan Duta Besar Arab Saudi yang menyatakan bahwa Habib Rizieq pulang dari Arab Saudi atas keinginannya sendiri.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Habib Rizieq pulang dari Arab Saudi karena telah diusir oleh pemerintah Arab Saudi.
Tapi Seolah menepis kabar tersebut, DPP LIF peringatkan pemerintah untuk berhenti membohongi rakyat, sebab akan mempermalukan tidak hanya pejabat, namun juga negara Indonesia di mata dunia.
Dan DPP LIF menyampaikan hal tersebut melalui cuitan di akun Twitter @DPPLIF_ID pada Selasa, 1 Desember 2020.
“Berulangkali kami sampaikan JUJURLAH JANGAN BOHONGI RAKYAT, KRN PASTI KALIAN AKAN MALU ! KL udah kayak gini yang malu bukan hanya kalian saja sebagai pejabat tapi seluruh bangsa Indonesia malu di mata internasional ,” tulis DPP LIF, dari akun @DPPLIF_ID pada Rabu, 2 Desember 2020.
DPP LIF kemudian mengatakan banyak pejabat negara yang datang mengunjungi Habib Rizieq Shihab kemudian menangis dan meminta maaf,Menurut LIF, mereka meminta maaf sebab kesalahan masa lalu dengan alasan menjalankan perintah atasan.
Pihak LIF juga menambahkan bahwa Habib Rizieq bahkan tidak kenal dengan para pejabat tersebut.
“Berapa banyak mantan pejabat yg datang ke beliau kemudian menangis meminta maaf sebab kesalahan masa lalu dgn alasan karena itu perintah yg diatas. Pdhl beliau kenal dgn orang itu tdk,” ungkap LIF.
Sebelumnya, FPI membagikan sebuah video berisi pernyataan Duta Besar Arab Saudi tentang tinggalnya Habib Rizieq Shihab selama tiga tahun di negara itu, serta kepulangannya ke Indonesia pada 10 November 2020 lalu.
“Tanpa beban dan tidak berbelit-belit, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia menyampaikan perihal Imam Besar Habib Rizieq selama tinggal di Arab Saudi. Siapa yg bohong?”, cuit FPI dari unggahan akun twitter @News_FPI pada Selasa, 1 Desember 2020.
Dalam video yang di Retwitt oleh FPI tersebut, Dubes Arab Saudi nampak sedang diwawancara oleh salah satu tv swasta.
“Adakah pesan yang ingin Anda sampaikan sekembalinya (Habib Rizieq) ke Indonesia?”, kata seorang wanita dalam video itu, seperti dilihat mediagempar.web.id dari video yang diunggah akun twitter @News_FPI pada Rabu, 2 Desember 2020.kami, adapun dia pulang karena itu keputusan Rizieq Shihab sendiri, bukan keputusan kami,”, kata Dubes menambahkan.
“Jadi jika dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia, Kami mengizinkannya”, sambung Dubes Arab Saudi itu
“Pada awalnya, ada semacam afiliasi negara tetapi setelah itu normal,” jelas Dubes.
“Jadi komunikasi selalu berjalan antara Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia terkait tinggalnya Rizieq Shihab?”, kata wanita yang mewawancarai Dubes,
Dubes pun menjawab dan mejelaskan secara langsung tanpa jeda,Ya, komunikasi antara dua belah pihak,” jawab Dubes.
“Mengenai Izin tinggal yang katanya melewati batas masa tinggal, pemerintah mengatakan itu dan memberikan denda yang sangat besar, siapakah sebenarnya yang menaungi Rizieq Shihab pada saat itu?”, tanya”Adakah lembaga yang terlibat atau pemerintah atau hanya Rizieq Shihab saja secara Individu?”, lanjut pewawancara.
Seketika Dubes langsung menjawab pertanyaan.
“Itu secara individual. Tidak ada masalah atau jenis pelanggaran apapun, itu adalah sitem imigrasi negara”, kata Dubes.
“Dia lebih secara pribadi memilih untuk tinggal sementara waktu, sampai waktunya ia kembali ke Indonesia, itulah yang terjadi”, pungkasnya menegaskan jawaban yang diberikan.pungkasnya.( H Ridwan).






