Garut.mediagempar.web.id- Selama 7 tahun lapang Bola Pasopati Desa Limbangan Tengah, Kecamatan BL.Limbangan tidak berfungsi dan semua aktivitas olah raga, khususnya Sepak bola mati suri, akibat lapang bola tersebut disulap oleh PT.Elva Primandiri dan tentu atas restu Pemkab (Bupati) Garut sebagai tempat penampungan sementara para pedagang pasar limbangan tanpa konvensasi yang jelas. Demikian ungkap Ketua Karang Taruna Paslun Desa Limbangan Tengah Azis Abdurachman pada mediagempar.web.id, Minggu (24/1/2021).
Dan kini lapang bola pasopati sudah ditinggalkan oleh para pedagang dan seluruh bangunan pasar penampungan sudah dirobohkan dan lagi kondisi lapang sepak tengah dibangan
“Kami tidak butuh janji gombal dan Angin surga, tapi bukti dari janji itu baik dari Pemkab Garut dalah hal ini Bupati Garut maupun PT.Elva Primandiri akan memberikan konvensasi bukan saja akan memperbaiki lapang sepak bola secara maksimal lebih baik dari sebelumnya, tapi juga memperbaiki jalan Pasopati – Bunisari sepanjang 700 meter berikut drainasenya selama Lapang Sepakbola dipakai pasar sementara selama 7 tahun. Namun apa lah daya ?” gugat Azis penuh emosional.
Faktanya kata dia, janji akan memberi konvensasi tersebut hingga kini tidak ditepati, tidak ada realisasinya, tak lebih hanya sekedar retorika belaka alias gedebul.
Menurut Azis, terdorong oleh rasa tanggung jawab pihaknya bermaksud membangun kembali lapang bola Pasopati, sebab faktanya kondisi lapang tersebut tidak layak pakai dan terbengkalai, sumber dananya swadaya murni dan partisipasi semua elemen masyarakat, dan yang menggerakan pembangunan kembali lapang sepak bola pasopati Karang Taruna Paslun.
“Alhamdulillah pembangunannya baru sampai pemadatan dan Pemerataan tanah,” ujarnya.
Dengan dibangunnya kembali lapangan sepak bola pasopati ini demikian tandas Azis, manfaatnya sebagai Fasilitas umum, kedepannya
bukan untuk warga desa limbangan tengah sajah tapi bisa mengcover sekecamatan limbangan.
Bahkan karang taruna kata dia, legowo meskipun luar kecamatan ketika memberikan penjadwalan.
“Karang taruna sosialisai juga, jadi juga tidak khusus orang limbangan sajah harapan kami kedepan ini pembangunan tersebut cukup repernsif agar bisa digunakan oleh masyarakat umum secara luas khusus dibidang olahraga bahkan layak menciptakan atlit-atlit sepak bola khususnya yang tangguh-tangguh di kecamatan limbangan,” ungkapnya.
Azis mengatakan, sebab selama 7tahun limbangan terabaikan sehingga atlit-atlit sepak bola kurang alias pakum.
“Masa hal itu mau ter ulang kembali, jangan sampai terjun ke lubang yang sama kedua kalinya, kita ini bukan keledai,” pungkasnya.
Bagi pecandu bola atau insan sepak bola khususnya yang ada di Kecamatan BL.Limbangan masih menurut Azis, sudah merindukan fasilitas lapang bola yang cukup refresentatif layak dan memadai agar bisa digunakan, apalagi Tahun 2021 akan digelar PORKAB.
Kami kata dia, kesulitan untuk membentuk tim sepak bola yang handal dan solid guna menyelenggarakan seleksi atau latihan.
” Untuk itu kami berharap perhatian serius dan kongkrit dari Pemkab Garut untuk perbaikan lapang sepakbola pasopati,” ujarnya secara mengatakan, kami tetap dan akan mengagendakan audensi ke Pihak pihak Dinas terkait. (Jenal).






