Pengusaha Muda Asal Kota Bandung Saepul Sambas:”Jika ingin Sukses Dalam Bisnis Perlu Memperhatikan Momentum”

  • Whatsapp

Bandung.mediagempar.web.id – Siapa sangka salah satu generasi milenial asal Kota Kembang (Bandung) sukses menapaki usaha dalam usia yang relatif masih muda. Padahal latar belakang pendidikannya Saepul Sambas dari jurusan Pendidikan, Strata 1 Salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Cimahi Al- Musdariyah.

Memang Epul begitu ia akrab disapa, selain otaknya encer, cerdas dan peraih bea siswa sejak duduk di MTS, dan MA namun begitu duduk diperguruan tinggi, menceburkan diri di salah satu organisasi Mahasiswa, kemudian dinilai melekat dalam dirinya sebagai aktvis Kampus yang vokal dan kritis menyikapi berbagai kebijakan rezim yang ditenggarai tidak pro rakyat seperti kenaikan BBM, dan hilangnya subsidi pupuk bagi petani di pasaran.

“Membangun bisnis di usia muda memang banyak rintangannya dan banyak hal yang harus dipelajari,” kata Epul pada mediagempar.web.id ketika mengawali perbincangan, di salah satu Kedai Kopi yang cukup terkenal di Kota Bandung, Sabtu pagi menjelang siang (5/3/2022).

“Salah satu tantangan yang dihadapi anak muda adalah rasa bosan. Rasa bosan tersebut biasanya akan membuat seseorang tidak antusias lagi menjalani usahanya,” paparnya, seraya
mengulum senyum.

Padahal, menurut Epul dalam mengembangkan bisnis, kita tidak bisa setengah-setengah.

Jika kita tipe orang yang mudah bosan, imbuhnya, kita bisa memilih bisnis yang kita senangi dalam menjalankannya.

“Dijamin seberat apapun rintangan dan rasa bosan yang kita rasakan, akan bisa kembali bangkit dengan cepat,”terangnya.

Epul mengatakan, jika ingin sukses dalam bidang apapun, termasuk bisnis mengikuti minat, mengikuti minat saja tidak cukup, kita juga perlu memperhatikan yang namanya momentum. Masih menurut Epul, momentum adalah hal yang cukup penting dalam dunia bisnis.

“Jika tidak bisa menangkap momentum dengan tepat, maka momentum tersebut bisa hilang dan akan butuh waktu lama untuk menunggu momentum tersebut datang lagi,” bebernya.

Ditanya bidang usaha apa saja yang pernah dijalani, dia mengatakan, dulu ketika masuk perguruan tinggi kira Tahun 2012 ,dirinya mencoba buka usaha bikin Clothing dengan merek Evildead, Walkingday aneka kaos yang kira – kira bisa digandrungi kalangan kaum muda Kota Kembang umumnya dan khususnya para aktivis Mahasiswa di berbagai Kampus. Tak disangka meledak peminatnya luar biasa.

Keunggulan kompetitif Epul, selain sukses di bidang usaha yang memang sudah lama ditekuninya, tapi juga seorang penulis buka yang produktif, beberapa judul buku yang telah beredar di tengah – tengah masyarakat diantaranya berjudul Pemuda Bola, semangat Sepak Bola Papua 1, 2 dan 3, Pemuda Gerakan Bola diterbitkan oleh Karya Muda Papua, yang mengupas tentang bagai menjadi pemain bola yang handal dan profesional.

Membaca dan menulis memang sudah terbiasa sejak duduk di bangku perguruan tinggi, di setiap waktu senggangnya pecandu sepak bola ini memang doyan membaca baik media cetak seperti Surat Kabar, Majalah, dan terkadang Novel terutama karya Hemingway, Khalil Gibran dan Novel – Novel karya phutu Widjaya, termasuk penggemar berat Catatan Gunawan Muhammad mantan Pimpred Majalah Tempo, Bondan Winarno.

Saepul Sambas, kurang lebih sudah 1,5 tahun, meninggalkan tempat kelahirannya Kota Bandung, kini tengah membangun bisnis di Bumi Cendrawasih atau Papua, bidang usaha yang digelutinya adalah Clothing dan Industri Percetakan buku bersama para goleganya sejumlah generasi melenial penduduk asli Papua.(Kang Baden).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *