Garut, Mediagempar.con- Jalan Desa dikenal sebagai jalan Jati- Pojok, sudah sering kecelakaan yang terjadi, kondisi jalan di sejumlah titik berlubang. Kerusakan jalan itu cukup banyak ditemukan mulai dari hulu sampai hilir.
Bahkan di pertengahan tepatnya ruas Jalan itu warga yang kesal melihat jalan yang semakin rusak parah.
Pantauan Koran86.com dilapangan, Jalan desa Cikembulan tersebut sejauh ini memang sangat membahayakan para pengguna jalan.
Terbukti beberapa waktu yang lalu jalur ini memakan korban jiwa seperti tepat di Jalan Jati- Pojok di pertengahan seorang karyawan chansin jatuh terpleset
“Tentunya kalau hujan bahaya sekali, terlebih bagi pengguna jalan yang tidak hafal bisa celaka. Lubang-lubang itu kebanyakan ada di dekat bahu jalan, paving blak mengelupas, beberapa tidak lebar tapi dalam, kalau roda motor bisa terjungkal kalau sampai terperosok ke lubang dengan rendah atau tinggi,” kata para pengendara roda dua.
Kepala Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, Dede Ahmad Kosasih SH mengatakan, pihaknya membenarkan keberadaan jalan tersebut rusak berat penuh lubang dan banyak ruas jalan yang bolong akibat genangan air, ucap Dede Ahmad Kosasih saat ditemui mediagempar.web.id di ruang kerjanya, Rabu, (23/3/2022).
Dengan rusaknya ruas jalan desa tersebut yang melintasi kebeberapa wilayah terutama selain dilalui oleh kendaraan roda dua, juga jalan tersebut sebagai jalan usaha tani. Dan sangat menunjang untuk peningkatan perekonomian warga tani, ucapnya.
Yang jelas jalan desa sepanjang 800 meter dengan lebar 2,4 m, itu akan diperbaiki dalam waktu dekat ini melalui paving black.
Dari sepanjang 800 m tersebut pada bulan Agustus 2022 akan diperbaiki melalui paving black dari Dana Desa (DD) sepanjang 50 meter. Sebab alokasi anggaranya minim, pungkasnya.(R)






