Bersahabat Dengan Tembakau, Eksistensi Tembakau Kokoh Menopang Kebutuhan Hidup Petani

  • Whatsapp

Garut, Mediagempar com– Di masa pandemi ini, salah satu komoditas perkebunan yang tidak terlalu terdampak adalah petani tembakau, karena para petani tembakau masih bisa menjalankan usahanya dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hal mendasar yang membuat kokohnya pengembangan tembakau ini, salah satunya karena petani bermitra. Dari kemitraan tersebut, petani akan memiliki jaminan pasar dan modal bisa balik kembali, Hal itu diungkapkan Umar salah seorang pengelola tembakau warga desa Rancasalak Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut.

“Dengan adanya kontrak diawal tahun, petani mempunyai jaminan pasar hingga produksi kami terserap ,jika produksi kami terserap ada rupiah yang kami dapatkan,” tutur Umar , Petani tembakau, saat diwawancarai wartawan Perkebunan, di hamparan areal tanam tembakau seluas 25 ha dengan jenis tembakau virginia Rabu (12/04/2022).

Umar menambahkan bahwa, Kedepannya diharapkan tembakau tetap eksis, sehingga bisa terus menompang dan memenuhi kehidupan sehari-hari para petani tembakau.

“Menurut Umar, untuk menghasilkan bahan baku berkualitas baik, Petani memerlukan adanya penambahan sarana produksi. Petani pernah mendapatkan bantuan berupa mesin Tetektor untuk mengolah lahan pertanian tembakau tersebut. Namun dirasa masih minim, kedepannya diharapkan setidaknya dapat memenuhi 50 persen dari kebutuhan budidayanya, baik alat terektor, dan lainnya, sehingga petani terbantu dalam menjalankan budidaya tembakau ini agar bahan baku yang berkualitas.

“Harapan kami kedepan, semoga pemerintah pusat maupun daerah membantu petani memberikan Edin dan peralatan lainya dari tahun ke tahun harganya bisa meningkat,” ungkapnya.

Selain itu, Lanjut Umar, Untuk mendukung pengembangan tembakau dimana merupakan komoditas ekspor, para petani juga dituntut untuk paham dan dapat memenuhi syarat standar kebutuhan pasar global baik dari sisi residu dimana apabila tidak dikembangkan dengan baik dapat membahayakan, maupun dari beberapa faktor lainnya.

“Untuk itu petani tembakau memerlukan pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) terkait penerapan budidaya yang baik, dan bimtek pendukung lainnya, demi meningkatkan kemampuan sdm khususnya petani tembakau sehingga dapat menghasilkan tembakau berkualitas bermutu baik dan berdaya saing serta memenuhi standar pasar global,”pungkasnya.(Ucu).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *