Pameungpeuk Garut Diterjang Banjir Bandang

  • Whatsapp

GARUT. Mediagempat.com – Banjir bandang melanda Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Daerah pesisir pantai selatan Senin dini hari.

Hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari. Sejumlah aliran sungai tak mampu menampung derasnya air. Akibatnya, air dari sungai merendam area pesawahan dan pemukiman warga.

Faris (29), warga Pameungpeuk Kabupaten Garut mengungkapkan, air mulai merendam beverapa rumah warga sejak subuh. Banjir berasal dari Sungai Cipalebuh yang meluap.

“Banjir bandang menimpa Pameungpeuk sejak subuh. Apalagi tadi pagi hujan masih mengguyur Pameungpeuk,” ujar Faris saat dihubungi, Senin (12/10/2020).

Beberapa desa di Pameungpeuk terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Sungai Cipalebuh merupakan salah satu sungai yang besar yang langsung mengalir ke pantai.

“Hingga saat ini, beberapa daerah masih terendam banjir. Tinggi air di Sungai Cipalebuh juga hampir menutup jembatan pas subuh itu,” tuturnya.

Derasnya aliran Sungai Cipalebuh, lanjutnya, diperkirakan sejak dataran tinggi Bojong. Pasalnya sudah sedikit pohon tegakan di wilayah tersebut.

“Sebagian warga yang rumahnya yang terendam sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ungkapnya.

Menurut keterang dari salah  badan pananggulanganan Wilayah Terdampak mengungkapkan, Luapan Sungai
Pameungpeuk, Kp Punaga, Desa Mandalakasih, Kp Bojong Desa Bojong
Kp Sukapura Ds Mandalakasih, Kp Mancagahar/Desa Mancagahar, dan Fasum Yang Rusak atau Terdampak Jembatan Lewinanggung, dan Jembatan Kasakambangan.

Sementara wilayah Cibalong , Desa Karyasari Desa Sagara, dan Desa  Mekarwangi terdampak Banjir bandang pula.

Fasum Yang Rusak/Terdampak :
Jembatan Rawayana, Kp Cijambe/Desa Cijambe (Cikelet), dan Akses Jalan Terganggu akibat intensitas hujan tinggi

Selain itu Garut-Pameungpeuk
Desa Paas juga terdampak banjir bandang.

Sedangkan warga yang terimbas banjir bandang dievakuasi dibeberapa titik Pengungsian Sementara, yaitu,
Di Kantor Kecamatan, iantor Koramil
Kantor Polsek dan kantor Pemerintah/Wilayah Lainnya.(H.Ridwan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *