Sebanyak 52 Guru Ngaji di Desa Tanggulun Semeringah Terima Insentif

  • Whatsapp

Jumlah penerima ada 52 orang. penyaluran insentif dilakukan di Aula Desa Tanggulun, kecamatan Kadungora, Rabu, (29/10/2025) masing-masing penerima insentif guru ngaji sebesar 350.000. Saat penyaluran insentif, kepala desa dan juga perangkat mendampingi para guru ngaji. Dan hadir juga Camat Kadungora Muhammad Badar Hamid,S.STP,M.Si.

Garut. Mediagempar.web.id- Insentif guru ngaji cair, jumlah penerima ada 52 orang yang hadir. penyaluran insentif dilakukan di aula desa Tanggulun, Kecamatan Kadungora, Kabuaten Garut Rabu, (29/10/2025), masing-masing penerima insentif guru ngaji sebesar Rp 350.000/Orang. saat penyaluran insentif, kepala desa dan juga perangkat mendampingi para guru ngaji.

Saat penyaluran insentif, para guru ngaji nampak terlihat wajah sumringah dengan merasa senang, karena mereka  bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Program insentif guru ngaji merupakan orang pertama ditubuh pemerintahan desa tanggulun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat desa Tanggulun.

Asep, saat ditemui awak media, mengaku senang hati,” kami sebagai guru ngaji sangat senang dan bersyukur hari ini, bisa terima uang insentif. uang segitu bagi kami sangat berharga sekali. Program ini sangat menunjang sekali bagi para guru ngaji yang ada di Desa Tanggulun,” jelasnya.

Rd.Hezar Fathoni, selaku Kepala Desa, mengatakan yang menjalankan roda pemerintahan, program kerjanya sudah bisa dirasakan oleh rakyatnya. besar harapan kami, semoga, bisa membawa keberkahan bagi seluruh guru ngaji didesa kami, dan desa bisa lebih maju kedepanya” ucapnya.

Masih kata Heizar, mulai tingkat bawah sampai menengah, slalu kami ingatkan terus, jika ada bantuan dari Pemerintah turun ke Masyarakat jangan pernah ada potongan sekecil apapun, karena praktik pungli itu tidak dibenarkan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Camat Kadungora Muhammad Badar Hamid, S.STP, M.Si menyampaikan bahwa insentif ini merupakan bentuk perhatian khusus dari Pemerintah, kepada para tokoh agama yang selama ini berdedikasi dalam mendidik generasi muda di bidang keagamaan. Mereka adalah pilar penting dalam menjaga nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muhammad Badar menegaskan bahwa pemberian insentif kali ini dilakukan secara lebih mudah dan praktis. Jika pada tahun-tahun sebelumnya penerima harus mengantri di bank, kini mekanisme penyerahan dilaksanakan langsung di tingkat desa. Hal ini mendapat apresiasi dan rasa syukur dari para penerima.

Dengan adanya program ini, diharapkan para guru ngaji dan modin semakin termotivasi dalam menjalankan peran mereka. Pemerintah Kecamatan Kadungora juga sangat  mengapresiasi kepada Pemerintah Pusat, Propinsi, Kabuapten, terlebih kepada Pemerintah desa. bahwa tokoh agama yang berperan langsung dalam pembangunan karakter masyarakat, ungkasnya.(Sighar)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *