Abdusy Syakur Amin, “Kesejahtarut mediagempar.web.id-Alhamdulilah musyawarah berjalan dengan baik dan demokratis, saya mendapatkan amanah untuk yang kedua, maka program KONI nanti adalah melanjutkan program sebelumnya, mana yang harus dipertahankan, ditingkatkan dan mana yang harus menjadi prioritas, program yang harus sukses sekarang adalah Kab. Garut akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat, kami ingin agar cabor-cabor yang punya potensial untuk menjadi juara akan kita genjot sedemikian rupa dengan memperbanyak latihan secara rutin sehingga pada saatnya nanti Kab. Garut bisa naik peringkatnya. Demikian disampaikan DR. Ir. H. Abdusy Syakur Amin di ruang kerjanya Rektor UNIGA, Kamis, 17/03/2022.
Selanjutnya di tuturkan oleh Syakur Amin bahwa yang harus di pikirkan oleh KONI itu bukan semata atlet-atlet cabor, tapi pelatih dan wasit pun harus kami pikirkan bersama biar manajerial tentang keilmuan/skill yang berhubungan dengan cabor tersebut lebih meningkat dan lebih berkualitas. Ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut di jelaskan Syakur Amin, ada berapa program yang akan dilaksanakan, diantaranya :
1. Meningkatkan pengelolaan keorganisasian dari masing-masing Cabor.
2. Meningkatkan kwalitas dari para atlet, pelatih dan wasit.
3. Melakukan uji kompetisi antar Cabor mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan tingkat provinsi biar menambah motivasi para atlet untuk belajar dan melakukan latihan-lahitan yang rutin dan berkesinambungan.
4. KONI bersama Pemkab. Garut akan membantu penyediaan alat-alat olahraga seperti Dayung, Paralayang, Gantole dan Cabor lainnya.
Ketika di singgung tentang Prestasi KONI yang mengalami penurunan, Orang nomor satu di KONI tersebut menjelaskan, “banyak faktornya, salahsatunya karena adanya pandemi Covid-19 dan bantuan keuangan daerah, menjadi menurun dari 8 M pada tahun 2018 menjadi 3 M pada 2019. Tapi itu bukan menjadi patokan soal keuangan, yang utama adalah perlunya keseriusan bersama untuk meningkatkan proses latihan-lahitan secara rutin, bagaimana bisa jadi juara kalau latihannya berkurang/jarang.”. Cetusnya.
Program berikutnya adalah Peningkatan kesejahteraan buat para atlet olahraga, pelatih dan wasit dengan bekerjasama dengan beberapa perusahaan untuk memberikan program beasiswa bagi para atlet yang berprestasi. Kami ingin mereka yang sudah bekerja keras dan menghartarkan juara di tingkat Provinsi dan Nasional harus mendapatkan penghargaan dan kesejahteraan yang layak sehingga dapat memotivasi para atlet yang lainnya untuk lebih giat berlatih dan meningkatkan skillnya sehingga bisa menjadi juara untuk periode berikutnya. Imbuhnya.
Ketika dimintai pendapatnya tentang PERSIGAR, DR. Syakur Amin mengatakan, “harus di luruskan dulu tentang status PERSIGAR tersebut apakah masih berbentuk perkumpulan dari beberapa Club Sepakbola atau sudah menjadi PT. Kalau sekarang belum bisa memberikan steatmen, tapi intinya saya berharap sekali PERSIGAR bisa go Public sehingga warga Garut merasa memiliki dengan membeli sahamnya tersebut, misal Pemda 30%, sisanya dengan menjual saham kepada masyarakat, insya Allah akan hidup dan Persigar akan maju. Imbunya penuh bijaksana.
“Tentang struktur kepengurusan KONI kedepan, saya setuju tidak ada rangkap jabatan pengurus harian KONI dengan Ketua Cabor, saya ingin struktur nanti ramping tapi kaya fungsi.” Tegasnya.
Bagaimana bpk bersedia untuk berkolaborasi dengan Rajab untuk menjadikannya sebagai Wakil Ketua ketua atau Sekertaris KONI ..? dengan penuh diplomasi menjawab, “Kita lihat saja nanti seperti apa, mekanismenya itu ada di formatur.”. Pungkasnya. (H Ridwan)






