Garut. Mediagempar.web.id- BUMDes Kadungora, Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, pengembangan budi daya ikan nila black prima dalam kolam di lahan yang luas dan berbagai lokasi adanya peningkatan dari 1 kuintal hingga 2,5 kuwinral selama 2 bulan.
Sekertaris BUMDes, Muhammad Surya mengatakan, budi daya ikan nila black prima merupakan terobosan untuk meningkatkan ketahanan pangan, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong peran BUMDes mengelola dana desa untuk ketahanan pangan, juga meningkatkan kesejahteraan warga desa Kadungora.
Selain untuk meningkatkan ketahanan pangan desa, usaha ini membuka peluang ekonomi baru bagi warga dan untuk meningkatkan pendapatan desa.
Ikan nila black prima dikenal daging lebih tebal, pertumbuhan cepat, relatif tahan penyakit. Jenis ikan tersebut bisa dibudidayakan tidak hanya kolam ikan tradisional, tapi kolam buatan termasuk di antaranya kolam terpal.
Untuk melakukan budi daya ikan nila black prima, pihaknya membuat beberapa kolam dan hingga saat ini Bumbes Amanah ini usaha mandiri, ucap Muhammad Surya
Surya menjelaskan, pihaknya baru memulai budi daya ikan nila dalam waktu lebih 3 bulan. Targetnya bisa panen dalam usia ikan tiga bulan 10 hari sejak mulai dibudidayakan, tutur Surya.
Sementara Ketua BUMDES Amanah Chaerul Hikmat menimpalinya, Budidaya ikan Pembesaran dan pembibitan ikan nila black prima akan terus dikembangkan sesuai dengan mekanisme yang diberlakukan.
Program ini telah dimulai sejak awal 2028, dan kini terdapat ribuan ekor ikan nila yang sedang dipelihara. “Kami menargetkan panen perdana bisa dilakukan dengan jadwal yang sudah ditentukan nanti, ” kata Chaerul optimis.

Sekdes Kadungora, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, saat ditemui Mediagempar.web.id mengatakan, pengembangan budidaya ikan Pembesaran dan pembibitan ikan nila black prima. Hal itu, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkap Kepala Desa Kadungora Sukmana yang didampingi Sekdes Ade Nooerdin HR,ST, saat ditemui diruang kerjanya Selasa (12/8/2025).
Diharapkan, hasil budidaya ikan ini dapat dipasarkan di tingkat kecamatan dan daerah lainnya, serta menjadi contoh pengembangan sektor perikanan bagi desa-desa lain, pungkasnya. (Sighar)







