Inilah’Data Laka Selama Operasi Ketupat 2022

  • Whatsapp

Garut, mediagempar.web.id- Operasi Ketupat Samrat 2022 yang dilaksanakan Polres Garut mulai dari Sholat Ied, perayaan Idul Fitri hingga perayaan ketupat berjalan dengan baik, ungkap Kasat Lantas Polres , AKP Undang Syarif Hidayat, SH, M.M saat ditemui mediagempar.web.id diruang kerjanya kemarin.

Satlantas Polres Garut selalu menerapkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas himbauan pun akan terus digencarkan agar para pengendara Roda 2 maupun R 4 untuk mematuhi peraturan lalu lintas lebih diprioritaskan.

Pihaknya selalu menghimbau kepada semua lapisan masyarakat Garut untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan dalam berkendara, tegas AKP Undang.

Selain itu, Kanit Gakum Laka IPDA Priyo Sumbodo SH mengungkapkan, terungkap jumlah kasus kejadian kecelakaan yang terjadi selama Operasi Samrat Ketupat tahun 2022. yakni,

Jalur Limbangan

Data Tren Kasus Laka Lantas Operasi Ketupat Samrat 2022
Terungkap bahwa kasus kecelakaan lalu lintas menurun yakni pada tahun 2022 sebanyak 8 kasus, korban 5 orang meninggal, sedangkan Luka Berat 0, dan 15 Orang Luka Ringan, tandasnya.

Laka lantas tetap terjadi selama sepekan setelah Lebaran ini. Ada penurunan hanya 5 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu dan hari-hari biasa.

Jalur Nagreg

”Namun, fatality rate (tingkat kefatalan) justru menurun. Kebanyakan kerusakan materiil saja atau luka ringan,” ungkapnya

Prio Sumbodo menilai 8 kejadian itu wajar karena tahun ini sudah boleh mudik lagi. Setelah dua tahun dilakukan pembatasan dan larangan mudik. Volume kendaraan juga meningkat. Penyebab laka lantas pun hampir sama.”Rata-rata kelalaian pengendara,” tandasnya.

Untuk meminimalkan terjadinya kasus laka lantas di wilayah hukum Polres Garut, Prio mengimbau para pengguna jalan tetap berhati-hati. Patuhi peraturan lalu lintas.

Sigap Personil Polres Garut Selama Oprasi Ketupat 2022

Jika mengantuk atau capek, sebaiknya berhenti menepi untuk istirahat sejenak. ”Jangan dipaksakan jalan terus. Malah berakibat fatal nantinya,” pungkasnya. ( Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *