KBB Rawan Longsor’ BPBD Siagakan Petugas Tanggap Darurat

  • Whatsapp

Bandung Barat. mediagempar.web.id– Memasuki musim hujan Badan Pennggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB meminta masyarakat waspada terutama yang berada di daerah rawan bencana. Hal itu dikatakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat Asep Sulaeman saat ditemui mediagempar.web.id,, Rabu (4/11/2020).

Menurut pantauanya, ada sekitar lima kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) diketagorikan tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap bencana longsor, ujarnya.

“Seperti di wilayah selatan, Cililin, Sindangkerta, Gununghalu, Cipongkor, hingga Rongga daerah yang rawan longsor. Banyak pegunungan dan tebing, serta kontur tanahnya ada yang labil sehingga rawan terjadi pergeseran,” tutur Asep.

Selain kerawanan tanah longsor di selatan juga rawan terhadap bencana banjir bandang, pergerakan tanah, serta angin puting beliung. Berdasarkan data sebelumnya yang direkap di BPBD, di wilayah selatan setiap tahunnya selalu terjadi bencana longsor baik dengan skala kecil, sedang, dan besar, jelas Asep.

Hal ini menjadii perhatian yang serius sehingga di awal musim penghujan ini sudah memberikan imbauan kepada aparat kewilayahan baik camat ataupun kepala desa untuk tetap siapa. Terlebih Pemprov Jabar telah menetapkan status siaga I bencana dimulai sejak November 2020 hingga Mei 2021.

“Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika memprediksi jika wilayah Jawa Barat bakal dilanda cuaca ekstrem akibat adanya fenomena La Nina. Ini yang kami antisipasi agar ketika terjadi bencana, upaya preventif sudah dilakukan,” ucapnya.

Asep menuturkan, selain wilayah selatan, di wilayah utara pun kewaspadaan harus ditingkatkan oleh masyarakat. Yakni Cisarua, Lembang, dan Parongpong. Tiga kecamatan itu juga pohon tumbang dan rawan longsor.

Sedangkan, banjir biasanya terjadi di depan pasar Panorama Lembang dan di depan SPN Polda Jabar akibat saluran air tersumbat dan debit air tinggi.

“Kami selalu siapkan petugas piket yang tanggap dan merespons cepat ketika terjadi bencana. Hal itu disiagakan agar menghindari jatuhnya korban, untuk itu alat pendeteksi longsor juga telah dipasang di Kecamatan Cililin, Cikalong, Cisarua, Ngamprah, dan Saguling,” pungkasnya. ( Ucu Wardani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *