Bandung.mediagempar.web.id – Sebagaimana tertuang dalam visinya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Kurnia Agustina – Usman Sayogi “Mewujudan Kabupaten Bandung yang unggul melalui karakter binangkit sabilulungan, dengan tata kelola pemerintahan dan pembangunan pedesaan dan urban berdasarkan religius, kultural dan berwawasan lingkungan patut diapresiasi sekaligus didukung semua warga Kabupaten Bandung, dan mudah- mudahan bisa terwujud membawa kemaslahatan dan keberkahan untuk Kabupaten Bandung.
Memang pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung yang diusung Koalisi Partai Golkar, Gerinda, PPP, dan PBB Kurnia Agustina – Usman Sayogi, Nomor urut 1 dengan taqline NU Pasti Sabilulungan optimis bisa meraih hasil terbaik pada Pilkada 2020.
“Kalau memaksimalkan ikhtiar, kita berusaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan Allah meridhoi semua setiap gerak langkah,” ungkap Teh Nia begitu ia akrab disapa pada awak media belum lama ini.
Nia mengatakan, tim koalisi ini akan berusaha keras untuk memenangkan dirinya dan Usman. Dia berharap warga bisa menerima mereka dengan lapang dada dan memilih dirinya dan Usman pada hari pencoblosan 9 Desember mendatang.
“Mudah-mudahan kepada seluruh warga yang simpati kepada kami itu mengawal dan mendukung sampai nanti 9 Desember. Dan yang belum mendukung kami dibukakan hati, atau diberikan keluasan hati,” harapnya.
Ditanya apa skala prioritas program jika terpilih sebagai Bupati Bandung, Teh Nia mengatakan, akan meningkatkan pelayanan lewat tata kelola pembangunan yang baik, sinergi pembangunan pedesaan dan perkotaan dengan berlandaskan religius, unggul dan berwawasan lingkungan dalam lima koridor pembangunan dengan tagline Kabuaten Bandung Caguer, Bageur, Pinter.
Kedepannya pelayanan publik demikian kata dia, harus dilakukan dengan pendekatan digital.
Salah satun program layanan digital yang ditawarkan adalah Pelayanan Administrasdi Kependudukan Lewat WA (Pandawa).
Hal itu diklaim bisa menjadi solusi terhadap antrean warga yang selalu mengular ketika mengurus administrasi kependudukan.
Terutama untuk pengurusan layanan dasar seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang. Tapi lewat genggaman gawai dalam tangannya, bisa langsung mengirimkan data-data yang diperlukan cepat diprint di Pelayanan Terpadu yang akan kita siapkan melalui unit-unit mobile untuk bergerak masuk, jemput bola terutama untuk kecamatan-kecamatan yang jauh,”paparnya.
Sementara Calon Wakil Bupati Bandung Usman Sagogi mengatakan, bahwa dirinya ingin menghilangkan stigma bahwa ia dan Teh Nia adalah petahana. Soalnya mereka sama-sama paslon baru yang juga ingin memperbaiki kekurangan pemerintahan saat ini.
“Keberhasilan yang dilakukan oleh pemerintah sekarang, termasuk pasar sehat ada yang terealisasikan seperti Pasar Cibeureum yang bermasalah bertahun-tahun.
Ke depan yang belum terselesaikan seperti soal macet, sampah dan kriminal harus lebih diawasi dengan baik agar ada pendapatan pada akhirnya,” tutur Usman.(Kang Baden).






