Bandung, mediagempar.web.id – Akibat pandemi COVID-19 sangat berdampak kepada para pedagang. Baik kios-kios milik pedagang dikontrakkan, bahkan dijual. Ada juga yang dijadikan sebagai gudang atau tempat penyimpanan barang, hal iru diungkapkan salah seorang pedangang Elsa.
Ribuan pedagang di Pasar Baru Trade Center Kota Bandung diklaim Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) tak mampu lagi berjualan akibat pandemi COVID-19.
Sepinya pembeli ke Pasar Baru Bandung diungkapkan sejumlah pedagang. “Sepi kaya gini dari PSBB pertama sudah parah, pas bulan puasa kita sudah tutup. Padahal itu puncak kami untuk pedagang dan masa emas bagi kami. Saat COVID-19 ini, kita tutup semua, otomatis tidak ada pemasukan sama sekali,” keluh Elsa, Senin (9/11/2020).
Sebelum ada COVID-19,, pengelola Pasar Baru yang dilakukan PD Pasar tak menunjukkan langkah yang baik dan tidak ada inovasi yang dilakukan. “Sebelum itu pun, setelah dikelola oleh PD Pasar, kita merasakan ada penurunan, apalagi ditambah pandemi COVID-19 ini,” kata dia.
“PSBB pertama, tambah kedua, tambah parah lagi, orang pada tahu Pasar Baru tutup. Kita tidak ada pemasukan walaupun kita berusaha online dan berjualan di pinggir jalan. Tapi itu tidak mencukupi untuk kita sendiri,” pungkasnya.( T.02)






