Produksi di bidang pertanian yang terus dikembangkan kelompok tani (Poktan) Mandalagiri setiap musim terus meningkat, budidaya yang dikembangkannya adalah Tembakau, Jagung. Selain itu, budidaya yang dikembangkanya adalah cabe cengek, kacang merah, dan budidaya dengan cara tumpang sati.
Namun, terkait pengolahan pupuk organik saat ini terkendala dengan peralatan yang saat ini minim.
Garut, mediagempar.web.id- Ketua Kelompok Tani Mandalagiri Desa Rancasalak Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut Udin mengatakan, Budi daya di wilayah Mandalagiri terbesar sebagai penghasil jagung,vtembakai kedelai dan penghasil budidaya lainya
Adapun, luas area pertanian di wilayah ini seluas 25 hektare yang beranggotakan 48 kelompok. Hingga saat ini kata Udin, ke tiga budidaya tersebut terus dikembangkan bersama anggota yang ada di kelompok Pertanian Mandalagiri.
Dalam setiap panen yang dikelola kelompok ini dimana setiap musimnya ada peningkatan, saat ini kami tengah mengolah pupuk organik sekalipun masih terkendala peralatan yaitu, ( Unit Pengolahan Pupuk Organik), jelas Udin.
Menyinggung soal bantuan yang dikucurkan pemerintah. Kami sebagai ketua Poktan selalu transparan kepada sekretaris, bendahara dan para anggota. Hal itu dilakukan demi kemajuan produksi yang kami olah, tutur Udin.
Terkait pengolahan pupuk organik. Yaitu,untuk menggemburkan, menyuburkan tanah. Sehingga, produksi yang kami olah semakin berkembang, ungkap Udin kepada Mediagempar com,vsaat ditemui di lokasi pengolah.
Yang jelas kata Udin, saat ini kami membutuhkan alat untuk pengolahan pupuk organik karena, mesin dan peralatan untuk pengolahan tersebut masih minim peralatan, pungkasnya. (ucu)






