Puskesmas Kadungora Gelar Rembuk Stunting, 2022

  • Whatsapp

Garut, Mediagempar com– UPT Puskesmas Kadungora terus berupaya menurunkan dan mencegah stunting. Untuk itu juga, pihak Puskesmas menggelar Rembuk Stunting, 2022.

KUPT Puskesmas Kadungora dr.H.Indra Hisyam Saptarina saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya mengatakan, berdasarkan data stanting di 8 Desa sekitar 17,5 persen. Sampai tanggal 10 Juni 16,37 persen.

Adapu dari delapan desa tersebut. Yakni Desa Cikembulan, Kadungora, Talagasari, Neglasari, Tanggulun, Cisaat, Gandamekar dan Desa Harumansari. Dimana, bulan penimbangan balita dari sasaran tersebut menunjukan bahwa di wilayah Kadungora masih belum terbebas dari stunting, tutur Indra.

Menurut Indra, Rembuk Stunting merupakan wadah menyerap aspirasi untuk menyelesaikan permasalahn stunting di delapan desa tersebut.

Oleh karena itu, Indra menginstruksikan kepada seluruh perangkat Puskesmas dan elemen pemangku kepentingan untuk memahami dan memetakan situasi stunting agar percepatan dalam pencegahan dan penanganan stunting di Desa dapat segera terwujud.

“Nantinya, rembuk stunting ini akan menghasilkan suatu kesepakatan dan komitmen dari semua pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di wilayah Kadungora khususnya,” kata Indra.

Indra mengatakan, para petugas di Puskesmas yang tengah meluncur ke masyarakat sesuai dengan fungsinya melaksanakan dan memperhatikan tugas dan tanggung jawabnya. Hal itu dilakukan untuk mempercepatan Penurunan Stunting yang ada di wilayah Kadungora hususnya di 8 Desa, pungkasnya.(HR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *