Siti Mufatahah : “Saya Istiqomah bersama AHY, Loyal dan Patsun Politik terhadap Ketum”

  • Whatsapp

Garut.mediagempar.web.id – Siti Mufatahah, M.BA boleh dibilang salah satu kader partai besutan SBY dari Dapil XI Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya yang bernasib mujur.

Luar biasa……. ! bayangkan, 3 kali Pemilu Legislatif mampu melenggang ke Senayan terpilih sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat DPR- RI.

Usai menghadiri peresmian Sekretariat DPP FAGAR Garut, Sabtu (2/3/2021) lalu
,mediagempar.web.id – sempat mewawancarai Siti Mufatahah terkait gonjang-ganjing (kisruh)
dualisme kepengurusan partai Demokat, antara Kubu AHY versus Kubu Moeldoko yang kini terus jadi topik perbincangan publik, khususnya kalangan pengamat politik, dan sejumput politisi.

“Masih menunggu hasil keputusan dari Kemenhumkam RI,” Demikian tandasnya.

Menurut Siti Mufatahah, karena dirinya berada di Partai Demokrat, maka dia tahu betul mana yang benar dan mana yang salah.

“Sebagai kader partai Demokrat, saya akan memegang teguh kepengurusan AHY selaku Ketum DPP Partai Demokrat yang Syah, berdasarkan hasil Kongres tahun 2020,” ujarnya, seraya mengatakan, jadi kalau diluar sana ada KLB, maka kepengurusannya dianggap tidak Syah atau KLB Abal-abal, Semu atau KLB Bohongan.

Siti Mufatahah mengatakan, bahwa AD/ART yang Syah adalah hasil perubahan Kongres Demokrat tahun 2020, yang mereka klaim tentang AD/ART tahun 2005 itu sudah tidak berlaku lagi karena sudah ada AD/ART yang baru.

Soal money politik pada saat KLB, demikian kata dia, lucu saja, emang ada kader Demokrat yang hadir kesana, tapi mereka sudah bukan lagi sebagai kader Demokrat dan sudah di pecat dari kepengurusannya, itu salahsatu bukti bahwa KLB – nya tidak murni dan bermasalah, tapi katanya masuk pada internal partai dan akan di selesaikan oleh Mahkamah Partai.

Pertanyaannya, gugat Siti Mufatahah, Mahkamah Partai yang mana, orang mereka juga menggelar KLB tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Ketua Mahkamah Partai hasil kongres tahun 2020.

Ketika di tanya, jika pahitnya hasil PTUN, Memutuskan bahwa Kepengurusan Moeldoko yang Syah, bagaimana sikapnya …? Dengan tegas Siti Mufatahah menjawab, dia akan Istiqomah untuk bersama AHY karena itulah hasil Kongres Demokrat yang Syah, sebagai kader Partai harus loyal dan patsun politik terhadap Ketua Umum.
Untuk itu sebagai wakil rakyat, dia berharap agar pemimpin yang ada di negeri ini dan para penegak hukum yang akan menangani persengketaan partai Demokrat, agar mengedepankan hukum, demokrasi harus di junjung tinggi, semua orang dan publik tahu bahwa kepengurusan AHY yang Syah dan terdaftar di Kemenhumkam.

” jangan diberikan celah untuk bermain mata, ini dan itu karena akan mengancam/mencederai supremasi hukum di Indonesia dan akan berdampak pada keberadaan partai lainnya nantinya khawatir dipetakomplikan antar sesama pengurus partai yang satu dengan yang lainnya,” paparnya, sungguh-Sungguh.(Aep Saepudin).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *