ASN harus Menjaga Kerukunan Umat Beragama

  • Whatsapp

Bandung, mediagempar.web.id– Setiap aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama Republik Indonesia dituntut untuk tetap menjunjung tinggi integritas dan menjaga kerukunan umat beragama. Jika tidak, maka layanan yang diberikan ASN terhadap masyarakat tidak akan disampaikan dengan baik, lemah, bahkan buruk.

Demikian menurut Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Mahmud, narasumber dalam acara Program Kreatif Inovatif Inspiratif Solutif (KIIS) Jadi ASN Solutif #18, yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Biro HDI Setjen, Humas Unit Eselon 1 Pusat, Humas Kanwil, Humas PTKN dan Kepala SPI PTKN se-Indonesia, melalui aplikasi zoom meeting dan disiarkan langsung kanal YouTube, Rabu (20/01/2021).

Acara yang bertajuk “ASN, Integritas, dan Menjaga Kerukunan Umat Beragama” ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Maluku Jamaludin Bugis; Kepala Balai Litbang Agama Jakarta Nurudin (pembicara). Dibuka oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Muhammad Tambrin;  dengan pemantik Kepala Subbagian Tata Usaha dan Hubungan Masyarakat Nurul Badruttamam.

Prof Mahmud mengungkapkan, jumlah ASN di Indonesia hingga 2020 berjumlah 4,2 juta orang. Kalau diestimasi dengan jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah 250 jt, persatu orang ASN melayani 60 arang penduduk.

Menurut Lembaga Pelayanan Publik di Amerika, ada empat kategori pegawai negeri dalam memberikan pelayanan. Pertama, bermental bintang yang memiliki integritas baik dan profesional tinggi; kedua, bermental Srigala (Anjing), memiliki integritas buruk, tapi profesional tinggi; ketiga, bermental Sapi yang memiliki integritas baik, tapi profesional buruk; keempat, bermental kayu rapuh yang kena rayap, yang memiliki integritas buruk, profesional rendah.

“Saya tidak tahu persis, posisi kita di kategori yang mana? Karena teman-teman dari Irjen yang sering memberikan penilaian kinerja. Intinya kita butuh ASN yang nomor satu, yang mempunyai integritas yang baik sekaligus juga profesionalitas,” terangnya.

Dalam khazanah Islam, kategori yang baik itu ada pada sifat Rasulullah yaitu Sidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah. “Sifat-sifat ini tidak hanya dihafalkan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan keseharian ASN,” jelasnya.

Indonesia yang sudah ditakdirkan begitu beragam, ajaran agama pun merekomendasikan untuk senantiasa menjaga kerukunan. “ASN yang memiliki integritas tinggi, maka sudah bisa dipastikan bahwa dia akan menjadi bagian dari anak bangsa yang menjaga kerukunan umat beragama adalah merupakan syarat, modal bersama untuk terciptanya sebuah negara yang aman, nyaman, damai sebuah negara yang kita cinta ini,” ujarnya.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *