Garut, mediagempar.web.id- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (DISPARBUD) Kabupaten Garut berbagai persiapan menjelang libur lebaran, hal ini dilakukan dikarenakan mengingat jumlah wisatawan pada libur idul fitri nanti akan meningkat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Dr.Agus Ismail, ST,MT mengungkapkan Kami sedang mengkoordinasikan kesiapan libur hari raya idul fitri 1444 H. ini akan dilakukan koordinasi dan cek kesiapan dari para pengelola wisata, ungkap Kadisparbud Kabupaten Garut, saat ditemui mediagempar.web.id., Kamis, (8/04/2023).
“Kegiatan untuk menghadapi liburan hari raya di antaranya kegiatan monitoring ke berbagai tempat objek wisata, kegiatan tersebut di kaitkan dengan kegiatan yang sifatnya kinerja yang di lakukan oleh SKPD, seluruh ASN terutama di lingkup dinas pariwisata yang di wajibkan untuk memonitoring objek objek wisata yang di kelola oleh pemda ataupun perorangan atau yang di kelola perhutani, kegiatan tersebut dilakukan H-1 sampai H +7”. ungkap Agus Ismail.
Kegiatan monitoring tersebut sudah di susun dalam surat keputusan bupati, yang di libatkan dalam kegiatan tersebut adalah semua stikholder yang berkaitan dengan kepariwisataan, cuma yang lebih intens adalah SKPD itu sendiri, paparnya.
“Diharapkan dengan begitu mereka dapat senantiasa memberikan pelayanan terbaik untuk para pengunjung, sebab pada liburan lebaran banyak tamu yang datang dari luar daerah. Karena itu petugas pemungut retribusi di pintu masuk harus mampu memberikan informasi yang diperlukan pengunjung, tutur Agus Ismail.
Yang jelas saat ini kami tengah melakukan persiapan dengan Forkopinda terkait obyek wisata dalam menghadapi liburan idulfitri 2023. Khususnya obyek obyek wisata di kabupaten Garut.
Ada beberapa hal yang perlu kita sikapi tetlait keberadaan obyek wisata khususnya yang dikelola oleh pemda. Pada umumnya di kabupaten Garut itu wisata alam atau wisata ruang tetbuka. Meskipun ada wisata buatan .
Namun, untuk Wisata ruang terbuka atasu wisata alam kami menghimbau pada masyarakat dengan kondisi cuaca saat ini. Tetutama hati-hati kalau mengunjungi wisata sepanjang pantai terjadi hal yang tidak diinginkan. Meskipun kita sudah mempersiapkan perangkat personil untuk wisata disepanjang pantai, pungkasnya. ( Redaksi)






