GARUT. Mediagempar.web.id- Objek wisata Situ Cangkuang di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menyuguhkan keindahan alam, danau, situs candi, dan kampung adat, Minggu, 28 Juni 2026
Salah seorang pengunjung, Denis asal Bandung, mengatakan memilih berwisata ke Situ Cangkuang untuk mengisi waktu libur Panjang, sekaligus ingin menikmati keindahan danau, candi, dan juga rumah adat Kampung Pulo.
“Tempatnya menarik, saya sudah beberapa kali berkunjung ke Situ Cangkuang, tempatnya bagus, apalagi sekarang ada arena bermainnya,” ujar Denis wisatawan asal Bandung.
Ia menuturkan objek wisata Situ Cangkuang salah satu tempat wisata favorit di Garut karena menyuguhkan banyak wisata di mana pengunjung bisa menikmati fasilitas rakit untuk menyeberang danau menuju Candi Cangkuang.
Selanjutnya wisatawan juga bisa melihat suasana masyarakat Kampung Adat Pulo, serta wisata budaya dan sejarah tentang keberadaan Candi Cangkuang yang merupakan peninggalan umat Hindu zaman dulu.
“Suasananya masih tetap sama seperti dulu, sekarang cukup kebantu lebih menarik dengan adanya taman bermain baru di sekitar Kampung Pulo,” kata Hakim.
Saat libur hari Sabtu- Minggu, kata bagian Karcis (red) jumlah pengunjung yang paling banyak Sabtu mencapai 349 orang dan hari Minggu mencapai 205 orang.
Dihimpun mediagempar.web.id dilapangan pengunjung objek wisata Situ Cangkuang tidak hanya warga Garut, tapi datang dari berbagai daerah kota besar seperti Bandung, Bekasi, Jakarta dan kota lainnya.
Pada libur panjang ada wisatawan mancanegara dari Belanda sebanyak 2 orang yang ingin melihat situs candi dan tertarik dengan wisata budaya di Garut.
objek wisata Situ Cangkuang merupakan destinasi yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut dengan tiket masuk cukup murah seperti tempat wisata lainnya yang dikelola oleh pemerintah yakni sebesar Rp10 ribu, dan anak-anak Rp5 ribu per orang.
Wisatawan yang berkunjung ke Situ Cangkuang, juga hanya membutuhkan biaya tambahan ongkos naik rakit Rp5 ribu, sehingga total biayanya hanya Rp15 ribu per orang dewasa. (Sighar)





