Segera KPK Turun Ke Garut Usut Tuntas Mega Korupsi Pokir

  • Whatsapp

Oleh: BADEN ABDURACHMAN

PIMRED mediagempar.web.id

mediagempar.web.id-Sejenak mesem, kemudian tak sadar tiba-tiba tertawa  meledak – ledak melihat serta mengamati karikatur  anekdot yang dikemas secara jenaka terkait penanganan korupsi yang sudah demikiat akut masih terseok- seak dan terkesan tebang bilih. Obrolan ikhwal korupsi di Indonesia, terutama mega korupsi termasuk dugaan  mega  korupsi Pokir (pokok-pokok Pikiran) atau Aspirasi DPRD Garut sebelumnya,  hingga  DPRD  Garut hasil  Pimilu Legislatif Tahun 2019 penanganannya masih tak jelas juntrungnya, kasusnya seakan dipetieskan.

Kasus dugaan  mega  korupsi Pokir harus ditangani oleh Lembaga anti suap (KPK). Ungkap penggiat anti korupsi Kabupaten Garut Ahmad Bagja Jaelani pada Megiagempar.com belum lama ini seraya mengatakan, sudah beberapa tahun lalu dilaporkan baik ke kejari Garut maupun kejati Jabar namun hingga Januari 2021 kasusnya kian tenggelam ke lorong gelap, tiba-tiba selip padahal tidak ada hujan.

Maka sindirin dalam kari katur penuh anekdot ini “Korona dan Korupsi Penanganannya atau penangkalnys sama “Cuci Tangan dan Tutup Mulut”.

Kalau korona cuci tangan dan tutup mulut itu arti sebenarnya (denotatif meaning). Kalau korupsi tutup mulut itu artinya tahu sama tahu,  para pelaku yang terlibat harus saling mengunci rapat jangan sampai bocor ke luar apalagi sampai terendus media massa, dan cuci tangan disini tidak bertanggung jawab, dan membuat alibi menciptakan kambing hitam. Jadi cara jetu melumpuhkannya para penjahat kerah putih pembobol uang negara sampai ratusan miliaran rupiah hanya dengan oprasi senyap KPK diciduk melalui OTT seperti yang dilakukan KPK selama ini.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *